RUMAH AQIQAH DI PURBALINGGA TERBAIK 2022

Aqiqah di Purbalingga Info – Ayah bunda, pernah coba menu aqiqah kekinian? menu resto harga terjangkau! Medina Aqiqah punya menu aqiqah berikut ini ;

  1. Lamb teriyaki (paling laris dipesan)
  2. Lamb Black pepper
  3. Nasi Kebuli (beras lokal bumbu timteng)
  4. Nasi Briyani (beras basmati)
  5. Gulai Bumbu Desa (empuk, paling banyak dikomen customer)
  6. Bestik
  7. Kambing Bakar Premium (empuk, dibakar tanpa arang)
  8. Cincang Padang
  9. Soto Betawi. Olahan daging kambing untuk Soto Betawi, ternyata tak kalah nikmat dengan olahan daging sapi!

Semua Menu Aqiqah di atas bisa anda Coba dulu sebelum pesan, Gratis! 🙂

AQIQAH DI PURBALINGGA DENGAN MENU RESTO DI ATAS LEBIH MURAH!

Dengan memesan paket aqiqah di Medina Aqiqah Purbalingga, anda menghemat biaya aqiqah lebih ekonomis daripada mengolah sendiri. Sebaliknya, dengan mengolah sendiri anda akan repot. hmmm, coba bandingkan dengan pesan praktis di medina aqiqah.

Berapa biaya Pesan paket aqiqah di medina aqiqah? Paket lengkap dengan nasi box bento, buah, nasi, dan air mineral botol HANYA Rp. 2.205.000 ribu/ ekor.🔥

Informasi paket yang sedang promo, mau Test food dulu, atau pemesanan anda bisa klik Di sini. Selain itu, anda juga bisa menanyakan promo yang berlaku bulan ini. Jangan sungkan sungkan ya! 🙂

ANJURAN MEMBAGIKAN MASAK DAGING AQIQAH

aqiqah di purbalingga
AQIQAH MENU KAMBING BAKAR PREMIUM

Salah seorang ulama besar madzhab syafi’i,Imam Nawawi punya pendapat bagus tentang ini.Beliau menyatakan dalam kitab matan Minhaajuth Tholibin,

“Daging aqiqah sunnahnya adalah masakan matang. Dengan masakan daging aqiqah lalu orang mendapatkan bagian masakan tersebut, menunjukkan seseorang itu berbuat baik dengan bertambahnya nikmat dari Allah. Hal ini juga menunjukkan akhlaq mulia dan tanda kedermawanan.

Penulis Kifayatul Akhyar –Taqiyuddin Abu Bakr rahimahullah, menjelaskan “Hendaklah hasil sembelihan hewan aqiqah tidak dalam bentuk shadaqah daging mentah, namun dalam keadaan sudah matang. Inilah yang lebih tepat”.

APA ITU AQIQAH

Menurut Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, aqiqah adalah menyembelih kambing dengan niat mendekatkan diri kepada Alla. Di samping itu, aqiqah juga sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat lahirnya anak. Adapun pelaksanaanya pada hari ketujuh dari kelahiran si bayi. Ketentuannya, Untuk bayi laki-laki 2 ekor kambing sedangkan untuk bayi perempuan 1 ekor kambing.

HUKUM AQIQAH

Lalu, apa hukum aqiqah dalam islam? Imam Ahmad menyatakan bahwa ‘Aqiqah merupakan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan, beliau telah melakukan aqiqah untuk cucunya yaitu Hasan dan Husain.

Para sahabat rasulullah juga melakukannya. Dengan demikian Sehingga tidak patut, jika seorang bapak tidak melakukan ‘aqiqah untuk anaknya. (Al Muntaqa Min Fatawa Syaikh Shalih Fauzan (3/194)).

Dalam sebuah hadits dari Hasan bin Samurah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

“Semua anak yg lahir tergadaikan dengan ‘aqiqahnya.” (HR Abu Dawud).

AQIQAH DAN QURBAN, BEGINI PENJELASANNYA

Sebenarnya dalam aqiqah dan kurban ada persamaan di antara kedua ibadah ini, yakni sama-sama sunnah hukumnya menurut mazhab Syafi’i. Yaitu, utamanya adalah adanya ketersediaan hewan yang telah memenuhi syarat untuk dipotong. Di sinilah pentingnya rumah aqiqah terpercaya bagi ayah bunda.

Pertama Rumah aqiqah seperti Medina Aqiqah misalnya, menyediakan kambing yang sesuai menurut syarat syar’i. Kedua, mengolah dagingnya menjadi beberapa menu yang sesuai dengan selera. Yang ketiga, membantu ayah bunda dalam menerbitkan sertifikat aqiqah dan kartu nama baby. Praktis bukan?! 🙂

Dengan demikian, nyaris orang tua hanya perlu menyaksikan pemotongan dan semua akan beres dikirim sampai alamat!

Sementara perbedaan yang ada di antara keduanya lebih pada waktu pelaksanaannya. Pelaksanaan Qurban hanya pada bulan DzulHijjah setiap tahun, sedangkan aqiqah pada saat mengiringi kelahiran seorang bayi. Namun, sunnahnya pada hari ketujuh dari kelahirannya.

Pada dasarnya aqiqah merupakan hak seorang anak atas orang tuanya. Kesimpulannya, anjuran untuk menyembelih hewan aqiqah sunnah muakkad bagi orang tua bayi yang memiliki kelapangan rezeki.

Hal ini sesuai sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

مَعَ الغُلاَمِ عَقِيقَةٌ

Artinya: “Aqiqah menyertai lahirnya seorang bayi,” (HR. Bukhari).

Meski sunnahnya adalah di hari ke 7 kelahiran, namun demikian para ulama memberi kelonggaran pelaksanaan aqiqah hingga si bayi tumbuh sampai dengan baligh. Sebaliknya bila ortu ada kelonggaran, sebaiknya ditunaikan di hari yang disunnahkan yaitu hari ke 7,14 atau 21 kelahiran.

Home
Promo
whatsapp
Search